Tips Memilih Tanaman Dalam Ruangan untuk Pemula agar Tidak Gagal
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Menaruh tanaman di dalam ruangan bisa membuat suasana rumah terasa lebih hidup dan nyaman. Namun banyak orang buru-buru membeli tanaman karena tampilannya cantik tanpa mempertimbangkan kecocokannya dengan kondisi rumah. Akibatnya, tanaman cepat layu, busuk, atau malah jadi sarang serangga.
Supaya tidak salah beli dan akhirnya menyerah merawat tanaman, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memilih tanaman indoor. Tips ini cocok terutama untuk pemula yang belum terbiasa merawat tanaman secara rutin.
1. Kenali Kebutuhan Cahaya Ruangan Setiap tanaman butuh cahaya dalam kadar yang berbeda. Ada yang bisa bertahan di sudut minim cahaya, ada juga yang tetap butuh sinar matahari pagi. Sebelum membeli, perhatikan dulu di mana tanaman akan diletakkan — dekat jendela, sudut kamar, atau area kerja. Untuk ruangan gelap, pilih tanaman yang “bandel” seperti snake plant, aglaonema, zz plant, atau sirih gading.
2. Pilih Tanaman yang Cocok untuk Pemula
Bukan semua tanaman ramah untuk pemilik baru. Jika kamu sering lupa menyiram atau takut ribet, cari tanaman yang tahan kekeringan dan tidak perlu dirawat setiap hari. Kaktus, sukulen, peace lily, dan zz plant adalah pilihan favorit karena tetap kuat meski tidak sering dipedulikan. Ini mencegah rasa “gagal” di awal perjalanan merawat tanaman.
3. Sesuaikan Ukuran dengan Ruang yang Tersedia Tanaman indoor memang cantik, tapi jangan sampai malah membuat ruangan terasa sesak. Untuk meja atau area kecil, pilih tanaman mini yang ringkas. Jika ruangan luas atau punya sudut kosong, tanaman besar seperti monstera, palm, atau fiddle leaf fig bisa jadi titik fokus dekorasi. Ukuran yang tepat membuat ruangan terlihat rapi, bukan penuh.
4. Perhatikan Aspek Keamanan (Terutama Jika Ada Hewan atau Anak) Tidak semua tanaman aman disentuh atau digigit. Beberapa tanaman bisa menyebabkan iritasi kulit, bahkan beracun bagi hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Bila di rumah ada anak kecil atau hewan, pilih tanaman yang aman seperti spider plant, peperomia, atau parlor palm. Ini untuk mencegah risiko yang tidak disadari.
5. Pilih Tanaman yang Punya Manfaat Tambahan
Selain mempercantik ruangan, beberapa tanaman juga membantu menyaring udara dari polusi dalam rumah seperti asap rokok, parfum, atau bahan kimia cat. Lidah mertua, peace lily, dan pothos terkenal sebagai tanaman pembersih udara. Dengan begitu, kamu dapat manfaat visual sekaligus kesehatan.
Memilih tanaman dalam ruangan bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal kecocokan dengan kondisi ruangan dan gaya hidup pemiliknya. Dengan memahami kebutuhan cahaya, kemudahan perawatan, ukuran, keamanan, dan manfaatnya, kamu bisa mendapatkan tanaman yang tidak hanya cantik, tetapi juga bertahan lama dan membuat ruangan lebih nyaman untuk ditinggali.
Rumah dengan desain dominasi kaca semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Dengan tampilannya yang modern, elegan, dan estetik, rumah ini sering menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menghadirkan suasana terang dan terhubung dengan alam. Kaca sebagai elemen utama dalam konstruksi rumah memberikan banyak manfaat, mulai dari pencahayaan alami hingga tampilan minimalis yang unik. Namun, di balik daya tariknya, rumah berbahan kaca juga memiliki tantangan tersendiri yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membangun atau membelinya. Ulasan berikut ini akan membahas secara mendalam kelebihan dan kekurangan memiliki rumah dominasi kaca bagi keluarga, sehingga kamu bisa menilai apakah konsep ini cocok untuk kebutuhan dan gaya hidup keluarga mu nanti. Kelebihan : Mendapatkan Sinar Matahari dengan Optimal Salah satu keuntungan utama rumah dengan banyak kaca adalah kemampuan untuk memaksimalkan pencahayaan alami. Rumah kaca memungkinkan sinar matahari masuk ke...
Hobi mengunyah permen karet ternyata bukan sekadar kebiasaan ringan untuk mengisi waktu luang. Banyak orang menjadikannya sebagai rutinitas kecil saat merasa bosan, menunggu, atau sekadar butuh sesuatu untuk mengalihkan pikiran. Meski terlihat sederhana, aktivitas ini menyimpan banyak cerita menarik di baliknya. Ada yang mengunyahnya sebelum presentasi penting agar lebih rileks, ada pula yang menjadikannya penyemangat saat perjalanan panjang. Bahkan, di beberapa budaya, permen karet dianggap simbol gaya hidup modern yang praktis dan menyenangkan. Menariknya, mengunyah permen karet juga memiliki sisi psikologis tersendiri. Ritme mengunyah yang berulang-ulang bisa memberikan efek menenangkan bagi sebagian orang. Selain itu, permen karet sudah menjadi bagian dari keseharian yang mudah diakses oleh siapa saja. Untuk itu, berikut manfaat mengunyah permen karet yang jarang orang ketahui. 1. Melatih Otot Wajah Mengunyah permen karet bu...
Sosok ayah dengan berbagai usaha membersamai keluarga jarang sekali menjadi perbincangan. Dibandingkan dengan Hari Ibu yang sering dirayakan, Hari ayah bagi sebagian orang mungkin terasa kurang mendapat perhatian. Padahal, disinilah peran seorang ayah dapat lebih dikenal. Cara Ayah mengekspresikan rasa sayangnya mungkin memang berbeda. Dengan stereotip sosok ayah yang dianggap kurang ekspresif juga bisa membuat momen untuk merayakan kasih sayang pada ayah seringkali terlewatkan. Setiap tanggal 12 November, kita memperingati Hari Ayah Nasional . Ini adalah momen yang tepat untuk kita lebih dekat dengan ayah. Seperti pengungkapan rasa terima kasih, dan membangun hubungan yang lebih erat. Untuk membuat Hari ayah lebih berkesan, yuk kita eksplorasi berbagai ide aktivitas seru yang bisa dilakukan bersama ayah! Aktivitas di Hari Ayah 1. Sarapan Spesial untuk Ayah Salah satu cara sederhana untuk menghadirkan kehangatan memulai hari Ayah adalah dengan membuatkan sarapan...
Komentar
Posting Komentar