Liburankerap kali diartikan negatif bagi sebagian orang. Beberapa mengatakan buang-buang uang, dan sebagian yang lain mengatakan buang-buang waktu.
Namun sayangnya, mental kita butuh liburan agar dapat kerja lebih energik dan efektif. Liburan bukan hanya perihal menghabiskan uang, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi diri atas kerja keras selama ini. Selain itu, liburan dapat membuatmu tetap sehat secara jasmani.
Di bawah ini adalah 5 tanda bahwa kamu butuh liburan!
1. Sensitif terhadap Segala Hal
Orang yang stress akibat pekerjaan akan cenderung lebih sensitif. Bukan hanya sensitif soal pekerjaan, tetapi juga hal remeh yang sebetulnya tidak perlu dipermasalahkan. Hal semacam ini wajar dialami bagi seseorang yang terlalu memforsir diri untuk melakukan sesuatu. Apabila mulai merasa sensitif terhadap hal kecil, mungkin itulah saatnya untuk istirahat dan liburan sejenak.
2. Produktivitas yang Menurun
Produktif dalam menjalani hari-hari umumnya akan memberikan efek puas dan rasa senang pada tubuh. Otak akan menjadi ringan karena beban pikiran mulai berkurang. Namun, produktif tidak melulu soal melakukan sesuatu. Istirahat juga menjadi bagian dari produktivitas. Apabila sekiranya produktivitasmu mulai menurun seiring berjalannya waktu, cobalah cari udara segar dengan liburan sejenak. Tenangkan pikiran dan segarkan tubuh untuk menjalani rutinitas lagi di masa depan.
3. Insomnia
Insomnia merupakan gangguan tidur yang terjadi ketika seseorang merasa sulit tidur di malam hari dalam jangka waktu yang lama. Insomnia disebabkan oleh banyak faktor, seperti stress, trauma, jet lag, terjadinya perubahan kebiasaan tidur, dan lainnya.
Insomnia merupakan salah satu alarm yang menandakan bahwa dirimu kurang istirahat secara mental. Istirahatkan mentalmu dari rutinitas buruk, seperti scrolling gadget hingga larut malam, melamun berlebihan, dan sebagainya. Coba lakukan aktivitas fisik yang dapat menstimulus otakmu, seperti olahraga, melukis, dan menulis jurnal.
4. Kehilangan Motivasi Sehari-hari
Salah satu alasan yang paling nyata apabila kamu sedang butuh liburan adalah kehilangan motivasi. Motivasi menjadi hal krusial dalam menjalankan hari dengan efektif. Seseorang yang kehilangan motivasi akan mudah menyerah dan tidak memiliki gairah untuk kembali beraktivitas. Untuk mengatasinya, cobalah cari udara segar dengan berkeliling di area sekitar rumah. Istirahatkan sejenak semua beban pikiran dan nikmati embusan angin yang diberi Tuhan.
Kalau mau yang lebih seru, coba piknik dengan atau tanpa teman. Piknik dan menikmati makanan buatan sendiri akan memberikan efek relax pada otak dan tubuhmu!
5. Merasa Bosan dengan Rutinitas
Merasa bosan dengan rutinitas merupakan hal yang wajar. Hal ini sering terjadi bagi para pelaku seni yang menjadikan hobi sebagai pekerjaannya. Kadang kala, hobi tidak lagi terasa menyenangkan, tapi justru sumber stress dan gelisah.
Apabila sudah mulai merasa demikian, coba pergi berlibur baik itu dengan teman atau sendirian. Cari aktivitas lain yang tidak melibatkan pekerjaan rutinmu agar tidak terasa menyesakkan. Pergilah berlibur sekiranya sebulan sekali agar pikiranmu jernih kembali!
Rumah dengan desain dominasi kaca semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Dengan tampilannya yang modern, elegan, dan estetik, rumah ini sering menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menghadirkan suasana terang dan terhubung dengan alam. Kaca sebagai elemen utama dalam konstruksi rumah memberikan banyak manfaat, mulai dari pencahayaan alami hingga tampilan minimalis yang unik. Namun, di balik daya tariknya, rumah berbahan kaca juga memiliki tantangan tersendiri yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membangun atau membelinya. Ulasan berikut ini akan membahas secara mendalam kelebihan dan kekurangan memiliki rumah dominasi kaca bagi keluarga, sehingga kamu bisa menilai apakah konsep ini cocok untuk kebutuhan dan gaya hidup keluarga mu nanti. Kelebihan : Mendapatkan Sinar Matahari dengan Optimal Salah satu keuntungan utama rumah dengan banyak kaca adalah kemampuan untuk memaksimalkan pencahayaan alami. Rumah kaca memungkinkan sinar matahari masuk ke...
Hobi mengunyah permen karet ternyata bukan sekadar kebiasaan ringan untuk mengisi waktu luang. Banyak orang menjadikannya sebagai rutinitas kecil saat merasa bosan, menunggu, atau sekadar butuh sesuatu untuk mengalihkan pikiran. Meski terlihat sederhana, aktivitas ini menyimpan banyak cerita menarik di baliknya. Ada yang mengunyahnya sebelum presentasi penting agar lebih rileks, ada pula yang menjadikannya penyemangat saat perjalanan panjang. Bahkan, di beberapa budaya, permen karet dianggap simbol gaya hidup modern yang praktis dan menyenangkan. Menariknya, mengunyah permen karet juga memiliki sisi psikologis tersendiri. Ritme mengunyah yang berulang-ulang bisa memberikan efek menenangkan bagi sebagian orang. Selain itu, permen karet sudah menjadi bagian dari keseharian yang mudah diakses oleh siapa saja. Untuk itu, berikut manfaat mengunyah permen karet yang jarang orang ketahui. 1. Melatih Otot Wajah Mengunyah permen karet bu...
Sosok ayah dengan berbagai usaha membersamai keluarga jarang sekali menjadi perbincangan. Dibandingkan dengan Hari Ibu yang sering dirayakan, Hari ayah bagi sebagian orang mungkin terasa kurang mendapat perhatian. Padahal, disinilah peran seorang ayah dapat lebih dikenal. Cara Ayah mengekspresikan rasa sayangnya mungkin memang berbeda. Dengan stereotip sosok ayah yang dianggap kurang ekspresif juga bisa membuat momen untuk merayakan kasih sayang pada ayah seringkali terlewatkan. Setiap tanggal 12 November, kita memperingati Hari Ayah Nasional . Ini adalah momen yang tepat untuk kita lebih dekat dengan ayah. Seperti pengungkapan rasa terima kasih, dan membangun hubungan yang lebih erat. Untuk membuat Hari ayah lebih berkesan, yuk kita eksplorasi berbagai ide aktivitas seru yang bisa dilakukan bersama ayah! Aktivitas di Hari Ayah 1. Sarapan Spesial untuk Ayah Salah satu cara sederhana untuk menghadirkan kehangatan memulai hari Ayah adalah dengan membuatkan sarapan...
Komentar
Posting Komentar